Sunday, October 23, 2016

Tentang Aplikasi Skype

Apa yang dimaksud Skype ?

Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna Skype lainnya dengan gratis, menghubungi telepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara.



Siapa yang membuat Skype ?

Niklas Zennström (lahir 16 Februari 1966) adalah seorang pengusaha Swedia.
Pada tahun 2001 Zennström, bersama dgn Janus Friis, salah satu pendiri Kazaa Media Desktop (sekali dikapitalisasi sebagai “KaZaA”, tapi sekarang biasanya ditulis “Kazaa”) yang peer-to-peer file sharing aplikasi. Pada tahun 2002, Zennström dan Friis membuat Skype yang peer-to-peer jaringan telepon Internet. Ia juga merupakan pendiri (lagi dengan Friis) dari Joost, perangkat lunak interaktif untuk mendistribusikan TV dan bentuk-bentuk video melalui web didirikan pada tahun 2006 dan Atomico, sebuah perusahaan modal ventura.

Zennström memiliki gelar ganda di bidang Administrasi Bisnis (BSc) & Teknik Fisika (MSc) dari Universitas Uppsala di Swedia. Dia menghabiskan tahun terakhirnya di University of Michigan, Ann Arbor, Amerika Serikat.

Kapan Skype pertama kali dibuat atau diluncurkan ?

23 April 2003 Nama domain Skype.com dan Skype.net didaftar
29 Agustus 2003 Versi beta publik pertama dikeluarkan
15 Juni 2004 Rilis beta versi 0.98.0.28
27 Juni 2004 Credit SkypeOut dapat dibeli untuk pertama kalinya melalui situs web Skype
27 Juli 2004 Rilis versi 1.0 untuk Windows
20 Oktober 2004 Pertama kalinya 1 juta pengguna Skype online bersamaan
14 Februari 2005 Pertama kalinya 2 juta secara online
10 Maret 2005 SkypeIn Public Beta dimulai
11 Maret 2005 Software telah didownload 84 juta kali dan 5.98 miliar menit bicara
15 April 2005 Didownload lebih dari 100 juta kali
18 Mei 2005 Tiga juta pengguna Skype online bersamaan
12 September 2005 Skype diakusisi situs lelang online, eBay.

Dimana Skype dibuat dan diterapkan ?

Skype bermarkas di Luxembourg, Jerman dengan kantor-kantor di Tallinn, Tartu, Stockholm, London, Palo Alto, Praha, dan Redmond, Washington. Skype juga bisa diterapkan di Android, iOS, Linux, Microsoft Windows, OS X, Windows Phone, BlackBerry OS, PSP, WebOS dan Symbian

Kenapa Skype dibuat ?

Jaan Tallinn – salah seorang dari team Skype mula-mula menjelaskan bahwa saat perencanaannya dulu, Skype dibuat untuk software sharing Wi-Fi. Rencana awalnya adalah menyediakan layanan dimana pengguna bisa sharing bandwidth dengan yang lain. Di software sharing Wi-Fi tersebut bakal disertakan layanan telepon dan TV via internet juga.

Tetapi sayangnya sebuah masalah copyright menyerang team Skype saat itu. Sebenarnya masalahnya bukan terletak pada Skype, tetapi pada Kazaa – P2P sharing network yang dimiliki oleh Tallinn dan temannya. Saat itu Kazaa mengalami masalah pelanggaran hak cipta, sehingga membuat mereka batal memasukkan layanan TV ke layanannya.

Sambil menunggu permasalahan hukum tersebut selesai, team Skype memutuskan untuk menambahkan fitur VoIP yang pada saat itu memang belum ada yang bagus dan sesuai dengan keinginan mereka.

Akhirnya mereka menjalankan project mini Skype tersebut sembari menunggu segala permasalahan hukum yang dialami selesai. Tetapi tanpa disangka-sangka, ternyata project mini yang fiturnya ada karena kebetulan tersandung masalah tersebut malah berhasil melampaui harapan mereka. Skype makin populer dan terus populer hingga saat ini menjadi milik Microsoft dan telah memiliki lebih dari 600 juta pengguna.

Bagaimana cara kerja Skype ?

VoIP berhubungan erat dengan teknologi fantastis lainnya, Internet. Alih-alih mengirimkan sinyal lewat jaringan PSTN, baik berupa analog atau digital, aplikasi VoIP menggunakan SIP (Session Initiation Protocol), -sebuah variasi dari protokol standar-, untuk menciptakan paket data dan mengirimnya lewat jaringan yang sama dengan jaringan yang anda pergunakan untuk email dan surfing.

Dengan menggunakan paket data, sebuah teknologi dapat digunakan untuk membawa lebih dari sekedar suara mono yang dilakukan oleh telepon jaman dulu. VoIP mampu membawa data teks, gambar, live video dan stereo sound berkualitas tinggi, tentunya tergantung dari seberapa besar bandwitdh anda.

Perjalanan si paket data akan dimulai dari sisi pengirim, bisa berupa perangkat keras dengan aplikasi khusus seperti “Skype Phones” dan Cisco VoIP phones hingga ke perangkat lunak yang harus diinstall ke terminal ponsel atau ke komputer. Semua perangkat harus mampu untuk mengirim dan menerima paket data melalui jaringan IPv4. Suara yang akan anda kirimkan akan ditangkap dan transkodekan dari format analog (hasil penangkapan oleh microphone) ke format digital, kemudian disampaikan ke kompresor yang akan meminimalisasi ukuran data sehingga memungkinkan untuk ditransfer melalui jaringan yang memiliki koneksi internet yang lambat.

Proses peminimalisasi audio streaming ini dengan cara dipecah-pecah menjadi bagian yang lebih kecil, masing-masing akan cukup kecil sehingga cukup dimuat dalam satu paket, yang kemudian akan diberikan “cap” layaknya di kantor pos untuk alamat tujuan sehingga paket tersebut tidak kesasar kemana-mana. Paket yang telah diberi alamat tersebut lalu dikirimkan melalui jaringan. Pada saat pe”ngecap”an juga akan diberikan kode nomor paket sehingga dapat direkonstruksi ulang menjadi bagian yang utuh tanpa terbalik.

Penerimaan akhir dari paket data tersebut harus merakit kembali paket-paket kecil tadi menjadi suatu bagian yang utuh, dimana hal ini tidak dilakukan oleh jaringan publik, yang rentan terhadap kepadatan data pada saat “jam-jam sibuk” dimana gangguan latensi dan kehilangan paket data sangat rawan terjadi pada saat pemakaian internet mencapai beban puncak (peak hours). Latency dan packet loss dapat mengakibatkan proses rekontruksi tidak berjalan sempurna, akan terdapat sebuah/beberapa space audio yang kosong pada hasil akhirnya (terputus-putus).

Walaupun dianggap jauh lebih fleksibel dibandingkan komunikasi PSTN tradisional, VoIP juga mendapatkan beberapa kritikan, terutama pada saat mati lampu atau terjadi trip (kondisi dimana tegangan listrik turun untuk sesaat) yang dapat mengakibatkan data menjadi hilang. Keharusan dukungan seperti router wireless yang otomatis membutuhkan daya listrik sebagai sumber energi membuatnya menjadi masalah besar bila sumber daya listrik terputus.

Dalam situasi ideal, di mana sebuah koneksi broadband dan listrik yang tersedia setiap waktu, teknologi VoIP memberikan komunikasi yang sangat murah dan komprehensif, mengeliminasi biaya roaming yang dibebankan oleh operator selular untuk panggilan jarak jauh. Banyak konsumen penyedia layanan VoIP menawarkan panggilan gratis pada klien mereka baik berupa komputer-komputer, ponsel dan skype, maupun terminal lainnya. Mereka juga menawarkan interkoneksi ke jaringan tradisional dengan biaya rendah.


Terima kasih 
Enjoy your day!

Thursday, April 28, 2016

Memasang Kolom Komentar Disqus Untuk Blogger

Memasang kolom komentar Disqus membuat kolom komentar blog kita tampak bagus karena kolom komentar Disqus tampilannya enak untuk dilihat. Tapi kelemahan kolom komentar Disqus akan memperberat load di blog kita.

Jadi bila ingin memasang kolom komentar Disqus disini kita akan memberikan langkah-langkahnya.

Pertama menambahkan gadget Disqus
1. Masuk ke menu Tata Letak dan klik Tambahkan Gadget pada Sidebar
2. Dalam popup Tambahkan Gadget, cari HTML/Javascript gadget dan klik tombol +
3. Masukan judul dengan Disqus dan konten dengan <!-- Disqus comments gadget -->
4. Klik Simpan
5. Lalu klik Simpan stelan

Kedua menambahkan kode Disqus pada template
1. Masuk ke menu Template dan klik Edit HTML
2. Cari kode (Ctrl+F)

<b:widget id='HTML1' locked='false' title='Disqus' type='HTML'>

3. Tambahkan kode mobile='yes' 

<b:widget id='HTML1' locked='false' mobile='yes' title='Disqus' type='HTML'>

4. Cari kode widget Disqus. Kodenya seperti ini:

<b:includable id='main'>
 <!-- only display title if it's non-empty -->
 <b:if cond='data:title != &quot;&quot;'>
  <h2 class='title'><data:title/></h2>
 </b:if>
 <div class='widget-content'>
  <data:content/>
 </div>
 <b:include name='quickedit'/>
</b:includable>

5. Ganti kode diatas dengan kode Disqus. Seperti ini:

<b:includable id='main'>
 <script type='text/javascript'>
  var disqus_shortname = &#39;EXAMPLE&#39;;
  var disqus_blogger_current_url = &quot;<data:blog.canonicalUrl/>&quot;;

  if (!disqus_blogger_current_url.length) {
   disqus_blogger_current_url = &quot;<data:blog.url/>&quot;;
  }

  var disqus_blogger_homepage_url = &quot;<data:blog.homepageUrl/>&quot;;
  var disqus_blogger_canonical_homepage_url = &quot;<data:blog.canonicalHomepageUrl/>&quot;;
 </script>

 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
  <style type='text/css'>
   #comments {display:none;}
  </style>

  <script type='text/javascript'>
   (function() {
    var bloggerjs = document.createElement(&#39;script&#39;);
    bloggerjs.type = &#39;text/javascript&#39;;
    bloggerjs.async = true;
    bloggerjs.src = &#39;//&#39;+disqus_shortname+&#39;.disqus.com/blogger_item.js&#39;;
    (document.getElementsByTagName(&#39;head&#39;)[0] || document.getElementsByTagName(&#39;body&#39;)[0]).appendChild(bloggerjs);
   })();

  </script>
 </b:if>
  <style type='text/css'>
   .post-comment-link { visibility: hidden; }
  </style>

  <script type='text/javascript'>
  (function() {
   var bloggerjs = document.createElement(&#39;script&#39;);
   bloggerjs.type = &#39;text/javascript&#39;;
   bloggerjs.async = true;
   bloggerjs.src = &#39;http://&#39;+disqus_shortname+&#39;.disqus.com/blogger_index.js&#39;;
   (document.getElementsByTagName(&#39;head&#39;)[0] || document.getElementsByTagName(&#39;body&#39;)[0]).appendChild(bloggerjs);
  })();

 </script>
</b:includable>
Ingat ganti EXAMPLE dengan shortname disqus kita. 
Contoh shortname disqus saya ialah serverrendi.
6. Klik Simpan template
7. Selesai, lalu lihat salah satu postingan kita akan muncul kolom komentar Disqus

Jika kolom komentar Disqus tidak muncul, boleh diskusi disini.

Terima kasih 
Enjoy your day!

Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS

Merapihkan kode CSS yang tak terhitung jumlahnya dapat menjadi proses yang membosankan, memakan waktu. Untungnya, ada beberapa tool brilian yang membantu kita merapihkan kode CSS.

Berikut situs - situs untuk merapihkan kode css

ProCSSor
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - ProCSSor
ProCSSor memungkinkan merapihkan CSS sesuai dengan yang kita inginkan. ProCSSor mengubah CSS menjadi lebih menarik dan menghemat waktu kita.

CSS Lint
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - CSS Lint
CSSLint akan menyakiti perasaan kita * dan membantu merapihkan kode kita lebih baik.

Dirty Markup
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - Dirty Markup
Dirty Markup sangat unik untuk merapihkan kode kita. Bisa untuk Javascript dan HTML.

CleanCSS
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - CleanCSS
CleanCSS membersihkan dan mempercantik kode CSS kita. Membuat CSS kita lebih mudah untuk dibaca.

Code Beautifier
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - Code Beautifier
Code Beautifier adalah tool untuk membersihan CSS tanpa embel-embel atau fitur aneh-aneh.

Styleneat
Situs - Situs Untuk Merapihkan Kode CSS - Styleneat
Styleneat membuat kita lebih mudah untuk menentukan halaman dan mempermudah melihat kode CSS berhubungan satu sama lain.

Apa tool untuk merapihkan kode CSS pilihan kalian? Atau mungkin salah satu tool diatas tidak termasuk?

Terima Kasih
Enjoy your day!

Sunday, March 20, 2016

Jaringan Komputer - IP versi 6 (IPv6)

Pengertian, Kelebihan, Kekurangan IP versi 6 (IPv6) dan Metode Konversi IP versi 4 (IPv4) ke IP versi 6 (IPv6).

IP versi 6 (IPv6)
IPv6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan didalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol internet versi 6. IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Tujuan utama diciptakannya IPv6 adalah karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit. Panjang total IPv6 sendiri adalah 128 bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2(pangkat 128)= 3,4 x 10(pangkat 38). Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis(hingga beberapa masa kedepan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas routing pada tabel routing. Contoh alamat IPv6 adalah "2001:DB8:FADE:82C::2B:1". 

Sama halnya seperti IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCPv6 server sebagai pengelola alamat. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address,maka dalam IPv6 konfigurasi alamat menggunakan DHCP server dinamakan dengan stateful address configuration., sementara konfigurasi IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan stateless address configuration. Dalam IPv6 bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Pormat Frefix (FP).

Kelebihan
1. Ruang alamat yang lebih besar yaitu 128 bit.
2. Pengalamatan multicast, yaitu pengiriman pesan kebebrapa alamat dalam satu group.
3. Stateless address autoconfiguration (SLAAC), IPv6 dapat membuat alamat sendiri tanpa bantuan DHCPv6.
4. Keamanan lebih bagus dengan adanya default security IPSec.
5. Pengiriman paket yang lebih sederhana dan efisien.
6. Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile IPv6. 

Kekurangan
1. Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
2. Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.


Perbedaan IPv6 dengan IPv4

IPv4 IPv6
Pengalamatan lebih sedikit. Memungkinkan pengalamatan lebih banyak.
Panjang alamat 32 bit (4 bytes). Panjang alamat 128 bit (16 bytes).
Dikonfigurasi secara manual atau DHCP. IPv4 Tidak harus dikonfigurasi secara manual, bisa menggunakan address autoconfiguration.
Dukungan terhadap IPSec opsional. Dukungan terhadap IPSec dibutuhkan.
Header mengandung option. Data opsional dimasukkan seluruhnya ke dalam extensions header.
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte. Paket link-layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte.
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router. Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim.
Checksum termasuk pada header. Cheksum tidak masuk dalam header.
Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer. ARP Request telah digantikan oleh Neighbor Solitcitation secara multicast.
Untuk mengelola keanggotaan grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management Protocol (IGMP). IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD). IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD).


Metode Konversi IPv4 ke IPv6
Pergantian IPv4 ke IPv6 secara langsung adalah satu hal yang mustahil dilakukan secara
serentak di seluruh dunia internet. Oleh itu secara bertahap dilakukan process transisi.
Transisi pun dilakukan tetap menggunakan backbone IPv4 yang ada atau memang ada keinginan membangun sendiri jaringan baru IPv6 (native).

Setiap metode transisi berikut dapat dilakukan secara terpisah atau tergabung satu
dengan yang lainnya, misalnya tunneling IPv6 via IPv4 sudah mencakup dual stack IPv4 dan
IPv6 serta enkapsulasi.

Metode transisi yang dilakukan diantaranya :

A. Dual Stack
Metode ini sangat umum digunakan, IPv4 dan IPv6 address dapat berjalan bersamaan di satu perangkat di semua layer protocol. Sehingga perangkat memiliki dua alamat yakni IPv4 dan IPv6 tanpa saling bertindihan satu sama lainnnya serta memiliki gateway yang berbeda pula.
Routing table yang ada pun terdiri dari routing table IPv4 dan IPv6

Process pengiriman dan penerimaan packet data berlangsung secara terpisah.
Syarat utama untuk dual stack ini adalah system operasi harus mendukung IPv6.
Jika tidak, maka harus dilakukan upgrade versi.
Contoh di Windows XP : (ipconfig /all)

Ethernet adapter Local Area Connection:
Connection-specific DNS Suffix . :
Description . . . . . . . . ..: Realtek RTL8139 Family PCIrnet NIC
Physical Address. . . . . . : 00-02-3F-0E-51-35
Dhcp Enabled. . . . . . . . : No
IP Address. . . . . . . . . . .: 202.53.253.18 (IPv4 Address)
Subnet Mask . . . . . . . . .: 255.255.255.224
IP Address. . . . . . . . . . .: 2404:170:253::10 (IPv6 Address)
Default Gateway . . . . . .: 202.53.253.1 (Gateway Ipv4)
2404:170:253::1 (Gateway IPv6)

B. Metode Tunnel (Enkapsulasi)
Metode ini juga umum digunakan untuk menghubungkan jaringan IPv6 dengan jaringan IPv6 lainnya melalui jaringan IPv4 yang memiliki perangkat-perangkat yang tidak mendukung untuk operasional IPv6.
Prinsip dasar tunnel ini adalah membungkus (encapsulate) packet data IPv6 ke dalam format tunnel IPv4 untuk dikirim ke penerima dan dibuka lagi bungkusnya (decapsulate) yang sebelumnya terlebih dahulu di dilakukan setting koneksi tunnel IPv4 ini dari pengirim ke penerima serta sebaliknya.
Prinsip ini juga dikembangkan oleh Penyedia Tunnel Broker IPv6, terutama diperuntukkan bagi user personal menggunakan software (gratis maupun lisensi) untuk mempermudah koneksi ke jaringan internet berbasis IPv6.

C. Metode Translasi (Penterjemahan Paket IPv6 ke IPv4 dan sebaliknya)
Metode ini tidak begitu umum dilakukan karena memerlukan perangkat tambahan untuk melakukan translasi Paket IPv4 ke IPv6 dan sebaliknya :
1. Application Layer Gateway untuk teknik NAT
2. Dual Stack Relay Router untuk teknik TCP/UDP Relay


Terima kasih
Enjoy your day ! 

Jaringan Komputer - Data Link Layer (Selective Repeat Protocol)

Pengertian dari Selective Repeat Protocol di Jaringan Komputer.

Selective Repeat Protocol
Ulangi Selektif ARQ / selektif Tolak ARQ adalah contoh khusus dari permintaan ulang otomatis-(ARQ) Protokol. Ini mungkin perlengkapan sebagai Protokol untuk pengiriman dan pengakuan Pesan unit, atau mungkin perlengkapan sebagai Protokol untuk pengiriman Pesan dibagi sub-unit. Ini mungkin digunakan sebagai protokol untuk pengiriman dan pengakuan unit pesan, atau mungkin digunakan sebagai protokol untuk pengiriman pesan dibagi sub-unit.

Ketika perlengkapan sebagai Protokol Pesan untuk pengiriman, proses pengiriman Terus mengirimkan sejumlah frame ditentukan Dibuat ukuran Jendela bahkan bingkai Penghasilan kena pajak kehilangan. Ketika digunakan sebagai protokol untuk pengiriman pesan, proses pengiriman terus mengirimkan sejumlah frame ditentukan oleh ukuran jendela bahkan setelah kehilangan frame. Regular tidak Pembongkaran Go-Back-N ARQ, proses menarik dana akan Terus menerima dan mengakui kesalahan frame dikirim Penghasilan kena pajak akhir, Suami adalah Protokol KASUS Umum Dari geser jendela dengan ukuran Jendela kedua menerima dan mengirimkan lebih Besar Dari 1. Tidak seperti Go-Back-N ARQ, proses penerimaan akan terus menerima dan mengakui frame dikirim setelah kesalahan awal, ini adalah kasus umum dari protokol sliding window dengan baik ukuran jendela mengirim dan menerima lebih besar dari 1.

Design Selective Repeat
Design Selective Repeat


Receiver Window Selective Repeat
Receiver Window Selective Repeat


Contoh Selective Repeat
Selective Repeat


Kesimpulan dari penjelasan di atas,”Pada Selective Repeat ARQ, beberapa frame dikirimkan oleh sender kepada receiver. Jika sender menerima NAK (ada error) untuk frame tertentu dari receiver, hanya frame tersebut yang dikirimkan kembali.”


Terima kasih
Enjoy your day ! 

Jaringan Komputer - Data Link Layer (Go-Back-N Protocol)

Pengertian dari Go-Back-N Protocol di Jaringan Komputer.

Go-Back-N Protocol
Go-Back-N ARQ adalah contoh khusus dari protokol automatic repeat request (ARQ), di mana proses pengiriman terus mengirimkan sejumlah frame ditentukan oleh ukuran jendela bahkan tanpa menerima acknowledgement (ACK) paket dari penerima. Ini adalah kasus khusus dari umum protokol sliding window dengan mengirimkan ukuran jendela N dan menerima ukuran jendela 1.

Proses penerima melacak nomor urutan frame berikutnya mengharapkan untuk menerima, dan mengirimkan nomor yang dengan setiap ACK yang dikirimkan. Penerima akan mengabaikan setiap frame yang tidak memiliki nomor urutan yang tepat itu mengharapkan, apakah frame yang merupakan "masa lalu" duplikat dari bingkai itu sudah ACK'ed  atau apakah frame yang merupakan "masa depan" bingkai masa lalu paket terakhir itu sedang menunggu. Setelah pengirim telah mengirimkan semua frame di jendela, itu akan mendeteksi bahwa seluruh frame frame yang hilang sejak pertama beredar, dan akan kembali ke nomor urutan ACK terakhir yang diterima dari proses penerima dan isi jendela dimulai dengan bingkai tersebut dan melanjutkan proses lagi.

Go-Back-N ARQ adalah efisien lebih banyak menggunakan koneksi dari Stop-and-wait ARQ , karena tidak seperti menunggu sebuah pengakuan untuk setiap paket, koneksi masih digunakan sebagai paket yang sedang dikirim. Dengan kata lain, selama waktu yang seharusnya dapat dihabiskan menunggu, lebih banyak paket yang sedang dikirim. Namun, metode ini juga hasil dalam bingkai mengirimkan beberapa kali, jika frame apapun telah hilang atau rusak, atau ACK yang mengakui mereka hilang atau rusak, maka frame dan semua frame berikut di jendela (bahkan jika mereka telah diterima tanpa kesalahan) akankembali dikirim. Untuk menghindari hal ini, Selective Repeat ARQ dapat digunakan.

Design Go-Back-N
Design Go-Back-N


Send Window Go-back-N
Send Window Go-back-N


Contoh Go-back-N
Go-back-N
Go-back-N


Kesimpulan dari pengertian di atas,”Pada Go-back-N ARQ, beberapa frame dikirimkan oleh sender kepada receiver. Jika sender tidak menerima ACK (error) untuk frame tertentu dari receiver, retransmission secara berurutan dimulai dari frame tersebut.”

Saturday, March 19, 2016

Jaringan Komputer - Data Link Layer (One Bit Sliding Window Protocol)

Pengertian dari One Bit Sliding Window Protocol di Jaringan Komputer.

One Bit Sliding Window Protocol
Sebuah protokol jendela geser adalah fitur berbasis paket transmisi data protokol . Sliding window protokol yang digunakan di mana diandalkan pengiriman-order paket yang diperlukan, seperti di Data Link Layer ( model OSI ) serta dalam Transmission Control Protocol (TCP).

Secara konseptual, setiap bagian transmisi (paket di sebagian lapisan data link, tetapi byte TCP) diberikan sebuah nomor urutan berturut-turut yang unik, dan penerima menggunakan angka untuk menempatkan paket yang diterima dalam urutan yang benar, membuang duplikat paket dan mengidentifikasi orang-orang yang hilang . Masalah dengan hal ini adalah bahwa tidak ada batasan pada ukuran nomor urut yang dapat diperlukan.

Dengan menempatkan batasan pada jumlah paket yang dapat dikirim atau diterima pada waktu tertentu, sebuah protokol sliding window memungkinkan jumlah yang tidak terbatas paket untuk dikomunikasikan dengan menggunakan nomor urut berukuran tetap. Istilah “jendela” di sisi pemancar merupakan batas logis dari jumlah paket belum diakui oleh penerima. Penerima menginformasikan pemancar dalam setiap paket pengakuan arus maksimum penerima ukuran buffer (window batas). The header TCP menggunakan sedikit lapangan 16 untuk melaporkan menerima ukuran jendela ke pengirim. Oleh karena itu, jendela terbesar yang dapat digunakan adalah 2 16 = 64 kilobyte. Pada mode slow-start, pemancar dimulai dengan hitungan paket rendah dan meningkatkan jumlah paket dalam setiap transmisi setelah menerima paket pengakuan dari penerima. 

Untuk setiap paket ack diterima, jendela slide oleh salah satu paket (logis) untuk mengirimkan satu paket baru. Ketika ambang jendela tercapai, transmitter mengirimkan satu paket untuk satu paket ack diterima. Jika batas jendela adalah 10 paket maka dalam mode slow start pemancar dapat memulai transmisi satu paket diikuti oleh dua paket (sebelum mengirimkan dua paket, satu paket ack harus diterima), diikuti oleh tiga paket dan seterusnya sampai 10 paket. Tapi setelah mencapai 10 paket, transmisi lebih dibatasi untuk satu paket ditransmisikan untuk satu paket ack diterima. Dalam simulasi ini tampak seolah-olah jendela bergerak dengan satu jarak paket untuk setiap paket ack diterima. Pada sisi penerima juga jendela bergerak satu paket untuk setiap paket yang diterima. Geser Metode window memastikan bahwa kemacetan lalu lintas pada jaringan dihindari. Layer aplikasi masih akan menawarkan data untuk transmisi TCP tanpa khawatir tentang masalah kemacetan lalu lintas jaringan sebagai TCP pada pengirim dan sisi penerima menerapkan geser jendela buffer paket. Ukuran jendela dapat bervariasi dinamis, tergantung pada lalu lintas jaringan.

Untuk tertinggi throughput yang , penting bahwa pemancar tidak dipaksa untuk menghentikan pengiriman oleh geser protokol jendela awal dari satu round-trip waktu tunda (RTT). Batas pada jumlah data yang dapat dikirim sebelum berhenti untuk menunggu pengakuan harus lebih besar dari perkalian bandwidth-delay dari link komunikasi. Jika tidak, protokol akan membatasi efektif bandwith link.

One Bit Sliding Window Protocol


Terima kasih
Enjoy your day ! 

Jaringan Komputer - SDM, FDM, TDM dan CDM

Pengertian dari Frequency Division Multiplexing (FDM), Time Division Multiplexing (TDM), Wavelength Division Multiplexing (WDM) dan Code Division Multiplexing (CDM) di Jaringan Komputer.

Frequency Division Multiplexing (FDM)
FDM adalah teknik menggabungkan banyak saluran input menjadi sebuah saluran output berdasarkan frekuensi. Jadi total bandwith dari keseluruhan saluran dibagi menjadi sub-sub saluran oleh frekuensi. Prinsip dari FDM adalah pembagian bandwidth saluran transmisi atas sejumlah kanal (dengan lebar pita frekuensi yang sama atau berbeda) dimana masing-masing kanal dialokasikan ke pasangan entitas yang berkomunikasi.
Contoh dari penggunaan FDM ada pada jaringan telepon analog dan jaringan satelit analog. Selain itu ide dasar FDM digunakan dalam teknologi saluran pelanggan digital yang dikenal dengan modem ADSL (Asymetric Digital Subcriber Loop ).

Kelebihan FDM
FDM tidak sensitif terhadap perambatan /perkembangan keterlambatan. Tehnik persamaan saluran (channel equalization) yang diperlukan untuk sistem FDM tidak sekompleks seperti yang digunakan pada sistem TDM.

Kekurangan FDM
Adanya kebutuhan untuk memfilter bandpass, yang harganya relatif mahal dan rumit untuk dibangun (penggunaan filter tersebut biasanya digunakan dalam transmitter dan receiver).
Penguat tenaga (power amplifier) di transmitter yang digunakan memiliki karakteristik nonlinear (penguat linear lebih komplek untuk dibuat), dan amplifikasi nonlinear mengarah kepada pembuatan komponen spektral out-of-band yang dapat mengganggu saluran FDM yang lain.


Time Division Multiplexing (TDM) 
TDM yaitu Terminal/channel pemakaian bersama-sama kabel yang cepat dengan setiap channel membutuhkan waktu tertentu secara bergiliran (round-robin time-slicing). TDM menerapkan prinsip penggiliran waktu pemakaian saluran transmisi dengan mengalokasikan satu slot waktu (time slot) bagi setiap pemakai saluran (user). Artinya bandwidth yang ada dipisahkan menjadi channel-channel kecil (baseband) berdasarkan waktunya.
Salah satu permasalahan utama dari TDM ini adalah bandwidth yang dialokasikan ke sejumlah koneksi hanya dialokasikan ke koneksi tersebut, baik yang sedang digunakan maupun tidak. Jadi kita tetap membayar untuk kapasitas yang tidak digunakan, hal ini mengakibatkan TDM cukup mahal.

TDM dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Sysnchronous Time Division Multiplexing (STDM)
Hubungan antara sisi pengirim dan sisi penerima dalam komunikasi data yang menerapkan teknik Synchronous TDM.
Disebut synchronous karena time slot-nya di alokasikan ke sumber-sumber tertentu dimana time slot untuk tiap sumber ditransmisikan.

2. Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM)
Untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya slot waktu yang kosong akibat tidak adanya data (atau tidak aktif-nya pengguna) pada saat sampling setiap input line, maka pada Asynchronous TDM proses sampling hanya dilakukan untuk input line yang aktif saja.
Pada ATDM, memanfaatkan fakta bahwa tidak semua terminal mengirim data setiap saat. Fungsi utama dari ATDM adalah untuk mengoptimalkan penggunaan saluran dengan cara menghindari adanya channel yang kosong akibat tidak adanya data ( atau tidak aktif-nya pengguna). Konsekuensi dari hal tersebut adalah perlunya menambahkan informasi kepemilikan data pada setiap slot waktu berupa identitas pengguna atau identitas input line yang bersangkutan.

Kelebihan TDM
1. System TDM tidak memerlukan filter-filter yang mahal,dan jumlah filter yang digunakan lebih sedikit. Karena itu harga peralatan terminal system ini lebih murah.
2. Kabel yang mempunyai spesifikasi rendah, misalnya kabel yang digunakan untuk frekuensi pembicara (VF) masih dapat digunakan untuk sistem TDM, karena regeneratife repeating dapat menghilangkan pengaruh buruk dari noise, kecacatan dan crasstalk.
3. Perubahan level (level fluctuation) kanal hanya dipengaruhi oleh karakteristik peralatan terminal itu sendiri dan tidak tergantung sama sekali dari perubahan saluran. Oleh karena itu net-loss circuit yang diberikan oleh sistem ini rendah

Kekurangan TDM
1. Pemborosan bandwidth
2. User telah memiliki slot waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Multipath distortion.


Wavelength Division Multiplexing (WDM)
Teknik multiplexing ini digunakan pada transmisi data melalui serat  optik (optical fiber) dimana sinyal yang ditransmisikan berupa sinar. Pada WDM prinsip yang diterapkan mirip seperti pada FDM, hanya dengan cara pembedaan panjang gelombang (wavelength) sinar. Sejumlah berkas sinar dengan panjang gelombang berbeda ditransmisikan secara simultan melalui serat optik yang sama (dari jenis Multi mode optical fiber).
Dalam teknologi komunikasi fiber optik, WDM adalah teknologi yang me- multiplex banyak sinyal pembawa optik di satu saluran fiber optik dengan menggunakan  panjang  gelombang (warna) dari cahaya laser untuk membawa sinyal yang berbeda, sedangkan di FDM digunakan di pembawa radio. Penggunaan teknologi WDM menawarkan kemudahan dalam hal peningkatan kapasitas transmisi dalam suatu sistem komunikasi serat optik, khususnya kabel laut. Hal ini dimungkinkan karena setiap sumber data memiliki    sumber    optiknya    masing-masing, yang kemudian digandengkan ke dalam sebuah serat optic, meski demikian, besarnya daya untuk masing-masing sumber optik mesti dibatasi karena serat optik yang dipergunakan akan mengalami ke-nonliniearan apabila jumlah total daya dari sumber-sumber optik tersebut melebihi suatu ambang nilai, yang besarnya tergantung pada jenis kenonliniearannya.  Contoh  dari penerapan WDM ini adalah pada penggunaan kabel laut serat optic.

Multiplexer Penskalaran
Multiplexer pensaklaran memungkinkan sebuah terminal untuk mengakses lebih dari satu komputer. Multiplexer pensaklaran mengirimkan datanya sebagai karakter-karakter yang terpisah dan tidak ada alamat yang ditambahkan, sehingga, biasanya, digunakan kanal pengisyaratan terpisah untuk menganalisasi sambungan.

Multiplexer Statistik
Sistem TDM konvensional mengalokasikan slot-slot waktu pada sirkit pembawa berkecepatan tinggi ke setiap kanal masukkan. Penggunaan jalur tidak efisien jika satu atau lebih kanal hanya dibebani secara tidak kontinu. Persoalan ini dapat diatasi dengan penggunaan multiplexer statistik (STDM). Operasi STDM di dasarkan pada prinsip bahwa pada sembarangan slot waktu akan ada beberapa terminal yang tidak mengirimkan datanya.
WDM sistem dibagi menjadi 2 segment, dense and coarse WDM. Sistems dengan lebih dari 8 panjang gelombang aktif perfibre dikenal sebagai Dense WDM (DWDM), sedangkan untuk panjang gelombang aktif diklasifikasikan sebagai Coarse WDM (CWDM). Teknologi CWDM dan DWDM didasarkan pada konsep yang sama yaitu menggunakan beberapa panjang gelombang cahaya pada sebuah serat optik, tetapi kedua teknologi tersebut berbeda pada spacing of the wavelengths, jumlah kanal, dan kemampuan untuk memperkuat sinyal pada medium optik.

Kelebihan WDM
1. Kapasitas  pengiriman  data  yang  lebih besar
2. Transmisi data melalui serat optik dapat berjalan dengan kecepatan 2,5 sampai 10 Gbits / sec   lebih   cepat   dari   media transmisi lainnya.

Kekurangan WDM
Membutuhkan biaya yang mahal untuk pemasangan dan perawatannya.


Code Division Multiplexing (CDM)
Code Division Multiplexing (CDM) dirancang untuk menanggulangi kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh teknik multiplexing sebelumnya, yakni TDM dan FDM. Contoh aplikasinya pada saat ini adalah jaringan komunikasi seluler CDMA (Flexi).

Prinsip kerja dari CDM adalah sebagai berikut:
1. Kepada setiap entitas pengguna diberikan suatu kode unik (dengan panjang 64 bit) yang Disebutchip spreading code.
2. Untuk pengiriman bit ‘1’, digunakan representasi kode (chip spreading code) tersebut.
3. Sedangkan untuk pengiriman bit ‘0’, yang digunakan adalah inverse dari kode tersebut.
4. Pada saluran transmisi, kode-kode unik yang dikirim oleh sejumlah pengguna akan ditransmisikan dalam bentuk hasil penjumlahan (sum) dari kode-kode tersebut.
5. Di sisi penerima, sinyal hasil penjumlahan kode-kode tersebut akan dikalikan dengan kode unik dari si pengirim (chip spreading code) untuk diinterpretasikan.

Terima kasih
Enjoy your day !